SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Paska terbakarnya pipa 6 inci milik PT Gio Link yang digunakan mengalirkan  minyak dari Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Bojonegoro menuju Mudi di wilayah Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur kemarin disikapi serius oleh warga sekitar. Salah satunya adalah segera dilakukan pengecekan pipa, dan ditanam lebih dalam lagi.
“Saya minta PT Gio Link segera menanam  pipanya lebih dalam lagi. Agar, kejadian serupa tidak terulang,” kata Radi, warga Dusun Kapol, Desa Katur, Kecamatan Gayam kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (09/10/2014).
Dia jelaskan, banyak pipa  di sebelah timur  SMPN 1 Gayam yang mulai mengambang  perlu dibenahi. Lain itu perlu  dilakukan pengecekan sewaktu-waktu di jalur pipa tersebut.
“Sampai saat ini tidak ada petugas dari perusahaan yang ngecek atau membenahi. Ada insiden baru kelabakan ngecek, Pak,” jelasnya.
Terpisah, Kaur Keuangan Desa Katur, Juari, menambahkan, yang digunakan untuk jalur pipa pengalir minyak milik PT Gio Link  masuk wilayah Desa Gayam. Namun, warga yang terdampak dari Desa Katur. Utamanya  yang berdomisili di Dusun Kapol.
“Saat ini musim kemarau rentan terjadinya kebakaran. Jadi sudah selayaknya jika pipa segera ditanam lebih dalam lagi. Sebab, di sekeliling jalur pipa banyak rumput maupun ranting pohon yang kering. Kalau tidak ingin insiden itu terjadi lagi ya segera dibenahi penanaman pipanya,” ungkap Juari menerangkan. (sam)Â