Bensin Eceran di Tuban Tembus Rp8 ribu/liter

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Harga bensin eceran di beberapa wilayah bagian selatan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, naik. Para pemilik kios menjual bensin eceran dengan harga Rp 8 ribu per liter dari sebelumnya Rp7 ribu per liter.

Kenaikan harga itu menyusul sulitnya penjual bensin eceren memperoleh premium di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) dengan jerigen.

Naiknya harga bensin eceren ditingkat pedagang ini terjadi sejak dua minggu terakhir. Tetapi sekarang ini telah merata dan dikabarkan merambah sedikitnya di 5 kecamatan yang ada di Tuban.

Ke lima kecamatan tersebut, meliputi Kecamatan Parengan, Kecamatan Singgahan, Kecamatan Bangilan, Kecamatan Senori, Kecamatan Jatirogo, dan sebagian di wilayah Kecamatan Kenduruan.

“Saya membeli bensin eceran harganya naik seribu, menjadi delapan ribu perbotol (liter),” terang Khusni (23), warga asal Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Senin (13/10/2014).

Senada diungkapkan Istihar (28), warga Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban. Pemuda lajang ini mengatakan, hal ini cukup membuat kaget warga yang membeli bensin eceran.

Baca Juga :   MCL Tak Gubris Demo Pemuda Bojonegoro

“Butuh kok Mas, jadi ya mau tidak mau harus membeli karena di sini juga tidak ada pom bensin,” sambung Istihar.

Kepada suarabanyuurip.com, seorang penjual bensin eceran mengaku menjual dengan harga lebih tinggi karena jarak untuk membeli preimum dengan SPBU cukup jauh. Selain itu juga karena sulitnya mendapatkan bensin dari SPBU menggunakan jerigen yang terjadi sejak dua minggu terakhir.

“Dapatnya bensin dengan jerigen sulit sekarang, baru aja SPBU dibuka sudah habis kalau tidak mau antri,” timpal salah satu penjual eceran.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *