Komisi C Kritisi Pelayanan Kesehatan RSUD

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyoroti kinerja Dinas Kesehatan setempat yang selama ini belum memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Salah satunya standar operasi prosedur yang diterapkan rumah sakit umum daerah.  

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Abdullah Umar, mengatakan, selama ini pelayanan yang diberikan Rumah Sakit Sosodoro Djatikusumo kepada pasien masih jauh dari harapan. Ia mengaku, sering mendapatkan keluhan dari pasien miskin yang ditelantarkan, padahal harus segera mendapatkan penanganan. Pelayanan itu menjadi berbeda jika yang datang adalah pasien kaya.

“Apa tidak bisa, administrasinya diurus belakang? Pasien dulu yang dirawat, baru lainnya,” kata Umar kepada suarabanyuurip.com.

Dia menilai, Bupati Bojonegoro Suyoto hanya memberikan angin segar mengenai program kesehatan bagi masyarakat miskin. Karena kenyataan di lapangan tidak sesuai dengan apa yang digembar-gemborkan. 

“Sampai-sampai ada masyarat yang mempercayai dukun daripada rumah sakit untuk berobat. Itu artinya program kesehatan yang dilaksanakan tidak sesuai harapan masyarakat,” ujar dia, mengungkapkan. 

Baca Juga :   Pertamini Parengan Dilahap Jago Merah

Untuk itu, lanujut Umar, Komisi C meminta kepada Dinas Kesehatan untuk memberikan pelatihan etika kepada tenaga kesehatan baik di Puskesmas atau rumah sakit. Hal itu agar program seperti jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) bagi warga miskin dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), tidak diimplementasikan dengan baik hanya karena attitude yang buruk.

“Sebaiknya semua petugas kesehatan atau medis diberikan pelatihan attitude,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sunhadi belum memberikan tanggapan mengenai hal ini.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *