SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Musim kemarau tahun ini dimanfaatkan sebagian orang di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, untuk mencari kayu dan ranting kering sebagai pengganti bahan bakar gas elpiji. Mereka menyusuri sepanjang bantaran sungai  Bengawan Solo di wilayah Kecamatan Babat hingga Sekaran untuk mendapatkan kayu bakar.
Hal itu seperti yang dilakukan warga di lima desa yakni Desa Trepan, Balanpelang, Kecamatan Babat, serta Desa Titik, dan Besur, Kecamatan Sekaran. Setiap hari warga di sana mencari kayu bakar di sepanjang tanggul sungai bengawan solo. Mereka mengumpulkan ranting-ranting kering yang banyak ditemui di sepanjang tanggul selama musim kemarau.
Ranting-ranting yang terkumpul kemudian direnceki (dibuang daun dari batangnya), setelah itu diikat dan dibawa pulang. “Setiap hari cari kayu di tanggul untuk kayu bakar,” kata salah satu warga DesaTrepan, Titik kepada suarabanyuurip.com, Selasa (21/10/2014).
“Lumayan bisa menghemat pengeluaran membeli elpiji,” lanjut dia.
Hal yang sama juga dilakukan Tohir, warga Besur. Dengan mencari kayu bakar bisa menghemat pengeluaran Rp16.000 perminggu. “Kayunya dipakai sendiri ndak pernah dijual,” sambungnya(tok)