Bojonegoro Kabupaten Terbanyak Penambang Pasir Liar

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu daerah di Jatim yang paling banyak terdapat penambang pasir liar atau menggunakan mesin mekanik di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo. Setiap harinya ada ratusan penambang mekanik yang melakukan aktifitas dengan mengeruk pasir di sepanjang sungai terpanjang di Pulau Jawa mulai dari Kecamatan Ngraho hingg Baurno. 

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Jawa Timur, M Noer Arief, menyampaikan, dari sekian wilayah yang masuk provinsi jawa timur, Bojonegoro paling banyak kegiatan ilegal ini dibanding kabupaten lain di Jawa Timur seperti Kabupaten Tuban, Lamongan dan Gresik. 

“Tapi sangat disayangkan, tidak ada satupun pemilik tambang pasir atau pengusahanya yang tertangkap,” ujar dia di sela-sela razia tambang pasir liar di wilayah Desa Brenggolo, Kecamatan Kalitidu, Rabu (22/10/2014). 

Dia menyatakan, tidak bisa memantau langsung kegiatan penambangan pasir di daerah karena berada di kantor pusat Surabaya. Meskipun begitu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Satpol PP Kabupaten untuk menekan jumlah penambang pasir liar ini.

Baca Juga :   Berburu Kerang di Pesisir Mangrove

“Sudah sangat jelas, kegiatan menambang pasir dengan mekanik akan menimbulkan kerusakan alam salah satunya longsor, dan masyarakat sekitar yang dirugikan,” tegas Noer Arief.

Dia menyebutkan, bagi pemilik atau pengusaha penambang pasir ilegal akan dikenakan hukuman 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp 50 juta. Saknsi itu sesuai peraturan daerah (Perda) Provinsi Jatim No 1 TAHUN 2005 Tentang  Pengendalian Usaha Pertambangan Golongan Galian C.

Namun pernyataan NoerArif itu dibantah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bojonegoro, Kusbiyanto. Ia mengatakan, jika sebagian besar penambang di Bojonegoro sudah sadar pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak menambang menggunakan mesin mekanik.

“Lebih baik menggunakan cara manual saja kalau menambang, terserah mau diambil sebanyak apapun, silahkan,” sambung Kusbiyanto.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *