SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Musim kemarau berkepanjangan tidak saja menjadikan cuaca panas menyengat, namun juga meranggasnya pohon-pohon jati di wilayah Lamongan, Jawa Timur.
Tampak ratusan pohon jati yang tumbuh di sepanjang kiri kanan jalan Desa Trosono-Manyar, Kecamatan Sekaran, Lamongan hanya menyisakan ranting kering. Rimbun daunnya mengeringm dan jatuh tersapu angin kemarau.
Meranggasnya pohon jati tersebut menjadikan cuaca di sepanjang jalan terasa panas menyengat.
“Menjelang siang sampai sore hari kalau lewat jalan ini cuacanya cukup panas, Mas. Beda kalau musim penghujan terasa teduh karena pohon jatinya rimbun dengan dedaunan, “ kata Mustofa, warga Desa Manyar, Rabu (22/10/2014).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Suprapto, dikonfirmasi Suarabanyuurip.com mengatakan hingga bulan Oktober diprediksi tidak akan turun hujan. Diperkirakan hujan baru akan turun di awal hingga pertengahan bulan November.
“Masyarakat diharapkan waspada jika melintas dibawah pohon besar. Angin kencang yang sering berhembus bisa merobohkan pohon sehingga bisa mencelakakan orang yang melintas dibawahnya,†kata Suprapto. (tok)