Blok Cepu Diguyur Hujan

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Hujan mulai mengguyur Lapangan Migas Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur, Kamis (23/10/2014) sore. Meski tak begitu deras, namun cukup meminimalisir polusi debu akibat proyek Banyuurip yang sedang berlangsung.

“Alhamdulillah, meski baru sebatas gerimis, tanda musim hujan akan segera datang. Sehingga, petani sekitar Banyuurip juga bisa segera bercocok tanam kembali,” kata Wajib, warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro kepada suarabanyuurip.com, kamis (23/10/2014).

Menurut Wajib, dengan mulainya turun hujan ini ada yang perlu segara diantisipasi oleh semua pihak baik desa maupun operator Blok Cepu. Yakni terkait saluran air (drainase) yang ada di sekitar proyek maupun di sepanjang jalan sekitarnya.

“Agar ketika musim hujan tidak membuat air mampet dan timbul banjir,” saran dia. 

“Benar saluran air harus segera diperhatikan. Sebab biasanya hujan pertama itu dampaknya banyak. Karena banyak limbah pertanian seperti ranting kayu yang bisa terbawa air dan menajadikan saluran macet, kemudian meluber kemana-mana,” sambung Yanto warga lainnya. (sam)

Baca Juga :   Pasar di Blora Tetap Buka Selama Penerapan Jateng di Rumah Saja

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *