SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Sejumlah penjual makanan dan minuman (mamin)di Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang tak jauh dari lokasi proyek minyak Banyuurip, Blok Cepu, mengeluhkan sering terjadinya pemadaman listrik. Akibat pemadaman itu membuat mereka merugi.
Seperti yang terjadi pada hari ini sejak pukul 10.00 WIB hingga saat ini belum meyala. Belum diketahui secara pasti apakah padamnya listrik itu karena gangguan atau pemadaman bergilir. Sebab pelanggan listrik di wilayah Kecamatan Gayam sebelumnya tak mendapat pemberitahuan dari PLN.Â
Menurut pengakuan warga, pemadaman listrik ini sudah sering terjadi di wilayah Gayam. Namun tidak sosialisasi atau pemberitahuan dari pihak terkait. Akibatnya warga yang memiliki usaha seperti memproduksi es batu atau penjual mamin merugi.
“Akibat pemadaman ini pelanggan saya yang biasanya minum Es juga berkurang,” kata Dasri penjual Mamin warga Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa-Timur, Rabu (29/10/2014).
Dia katakan, berkurangnya pelanggan tersebut lantaran pembuatan Es hasilnya tidak bagus. Karena aliran listri ke kulkasnya tidak berjalan maksimal.
“Banyak yang tidak jadi Es nya. Kalau dibilang rugi ya jelas rugi. Tapi mau bagaimana lagi memang kenyataannya seperti ini ya kita terima saja,” keluh Dasri.
“Kecewa, Pak. Biasanya jam segini habis kerja minum seger akirnya tidak bisa,” sambung Damin salah satu pelanggan Dasri penjual Mamin di dekat Jumplangan sepur Kalitidu. (sam)