SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Lapangan Sumber, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) belum dapat menyegerakan pengembangan sumur yang ada di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban,  karena masih ada tahapan yang perlu dilakukan.
Hal itu menjawab keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban untuk mempercepat pengembangan lapangan Sumber.Â
“Kita masih menunggu kajian dari SKK Migas sampai sekarang,†kata Field Admint Superintendant JOB PPEJ, Basith Syarwani, kepada suarabanyuurip.com melalui ponselnya, Kamis (30/10/2014).
Kajian SKK Migas saat ini, adalah melihat laporan yang diberikan JOB PPEJ setelah rampung menyelesaikan proses eksplorasi di sana. Serta memastikan kandungan gas potensial berdasarkan laporan yang diberikan JOB PPEJ.
“SKK Migas masih memastikan apakah benar kandungan Migas yang ada di sana mempunyai potensi untuk dilanjutkan?†kata Basith.
Selain kandungan Migas, kajian juga dilakukan untuk memastikan titik-titik deliniasi apabila pengembangan dilakukan. Serta menentukan di bagian mana yang menjadi pusat cadangan Migas.
“Apakah di Sumber 1, ataukah di titik yang lain?†tegas Basith.
Kajian juga dilakukan untuk memastikan apakah lahan pengembangan itu sudah cukup, ataukah memang masih perlu dilakukan pembebasan lagi.
“Kalau misalkan ada titik potensial cadangan di luar lahan yang sudah ada, masih mungkin dilakukan pembebasan lahan lagi,†tandas Basith.(edp)