SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pengurus Ponpes Darusslaman, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur mengharapkan ada program magang bagi para peserta pelatihan yang telah memiliki keilmuan pemboran tingkal lantai bor. Hal itu dianggap perlu untuk memanfaatkan ilmu yang telah didapatkan oleh para alumni selama di Pusdiklat Migas Cepu.
Salah satu pengurus Ponpes Modern Gontor, H Ismail Abdullah Budi Prasetya, mengungkapkan, pentingnya magang bagi para peserta adalah sebagai upaya untuk memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan berlangsung.
Senada dengan itu, Jajang Sukarna, dari Badan Pendidikan dan Latihan Energi Sumber Daya Mineral menyambut baik dengan program pemagangan tersebut. Pihaknya berjanji segera mengirimkan surat segera mengirimkan surat kepada SKK Migas terkalit dengan Program magang bagi mereka yang telah mengikuti pelatihan.
Dia berharap, para peserta bisa menggunakan perlatan dengan baik dan benar. “Dengan sertifikasi, tentunya mereka sudah bisa menjadi operator ada lantai bor,” Tutur Jajang.
Sementara itu, Kaur Humas SKK Migas, M Fatah Yasin, sepaham dengan itu. Pihaknya mengaku akan meminta pada K3S (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) Migas, untuk mengadakan program magang. Pihaknya berkomitmen untuk menggiatkan tenaga muda melalui pelatihan dan program magang.
“Sehingga nanti bisa berkontribusi dengan keilmuan yang dimiliki dalam meningkatkan produksi diwaktu mendatang,” katanya. (ams)