Warga Cabak Ingin Kelola Sumur Air ADK

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Warga Desa Cabak Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berharap bisa mengelola air baku milik Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK), untuk untuk memenuhi kebutuhan air mereka selama musim kemarau. Namun untuk mengelolaan sumur air itu warga masih terkendala ijin.

Kepala Desa Cabak, Ngadenan, mengaku masih menunggu izin dari pihak PEPC ADK dalam pengelolaan sumur tersebut. Menurutnya,  sumur air itu telah bertahun-tahun tidak terpakai.  Sehingga warga berupaya memanfaatkannya.

“Kemarin warga melakukan uji debit air di sumur itu. Hasilnya, debit airnya sangat layak dikembangkan, mencapai 1,8 liter per detik,” kata Ngadenan kepada suarabanyuurip.com, Minggu (2/11/2014).

Ia mengungkapkan, debit air itu lebih besar dibanding debit air sumur yang dikelola warga. Yakni 1,3 liter per detik saja dan hanya mampu memenuhi air bersih bagi 400 rumah.

“Kami sangat berharap, sumur ini bisa dikelola warga,” imbuh Ngadenan.

Dia menjelaskan, sumur yang berada tak jauh dari Jalan Raya Blora-Cepu itu sudah ada casing atau penutup yang terbuat dari pipa besi. Sehingga, jika akan dimanfaatkan, tinggal menambah pipa dan mesin penyedot air.

Baca Juga :   1.500 Sumur Tua Berpotensi Katrol PAD

Sementara itu, Suwito, Pengelola sumur air Wana Tirta Desa Cabak menambahkan, warga setempat selama ini juga memanfaatkan sumur air peninggalan Humpus. Menurutnya, air yang dikelola itu baru bisa menuhi kebutuhan 400 rumah. Padahal, di desa Cabak terdapat 790 rumah atau Kepala Keluarga (KK). Karena itu, pihaknya masih kesulitan memenuhi kebutuhan  air, bagi 390 rumah lainnya.

“Harapan kami, sumur itu bisa kami kelola. Kami sudah mencari bantuan ke mana-mana, agar bisa memenuhi kebutuhan air,” kata Suwito. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *