Produksi Sumur BNG Terkenda Ijin Dirjen Migas

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina – PT Banyubang Blora Energi (PT BBE), sampai saat ini belum ada tanda-tanda melakukan produksi sumur BNG-P1 dan BNG-P3 di daerah cluster Prantaan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Padahal sebelumnya work over Sumur Banyuubang ditargetkan pada September kemarin dan produksi bisa dilalakukan Oktober ini.

Humas PT BEE, Adhan Bintolo, membenarkan belum dilakukannya work over dua sumur BNG. Hal itu dikarenakan adanya kendala perijinan dari Direktorat Jendral (Dirjen) Migas.

Padahal, menurut Adhan, kedua sumur yang akan dikerjakan sudah siap untuk Work Over. “Semua sudah siap, kita hanya tinggal menunggu perijinan dari dirjen Migas Turun,” katanya saat dihubungi suarabanyuurip.com lewat telepon genggamnya, Rabu (5/11/2014).

Di tanya kapan ijin yang dimaksud turun dan kapan waktu produksi, Adhan mengaku, belum bisa memastikan. “Kami belum bisa menjelaskan, Mas,” katanya dia.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   PT SIP Tak Bongkar Pipa Milik TWU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *