Antisipasi Banjir Drainase Gotong Royong Dikeruk

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dan banjir di musim penghujan, jalan raya gotong royong Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mulai dikebut pembangunannya.

Pembangunan diawali dengan pengerukan drainase (saluran air) di sisi utara jalan raya. Pengerukan dilakukan dengan alat berat. Panjang drainase yang dikeruk 560 meter dengan lebar 1 meter dan kedalaman 1,2 meter.

“Pengerukan dilakukan untuk mencegah banjir yang selalu melanda wilayah di sekitar jalan Gotong Royong setiap musim penghujan,” kata Lurah Babat, Nur Wachit kepada suarabanyuurip.com, Senin(10/11/2014).

Nantinya setelah pengerukan drainase tuntas akan dilanjutkan dengan peninggian jalan raya 20-40 cm sepanjang 1,5 kilometer. “Pengerukan dan pembangunan jalan merupakan proyek kontraktual. Ada dua CV yang mengerjakannya,” ucap Wachid.

Ditanya nama CV yang menangani dua proyek tersebut Wachid mengaku lupa. Dia hanya menyebut nilai proyek mencapai Rp2,7 milyar.

Selama pengerjaan proyek Lurah Babat bergiliran dengan staf kelurahan lainnya selalu berada di lokasi proyek melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi selama pengerjaan proyek berlangsung.

Baca Juga :   Harga Shorgum Terjun Bebas

Jalan gotong royong sendiri merupakan salah satu jalan utama di Kecamatan Babat. Semua jenis kendaraan, kecuali bus angkutan umum berlalu lalang melewati jalan ini. Kemacetan panjang selalu terjadi akibat padatnya arus lalu lintas dan buruknya kondisi jalan.

Saat musim penghujan jalan gotong royong sering tidak bisa dilewati karena terendam banjir. Akibatnya jalan utama di depan pasar Babat selalu macet total. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *