Kabar Kenaikkan Harga BBM Resahkan Warga

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi memunculkan keresahan dikalangan masyarakat bawah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mereka memastikan kenaikkan itu akan memicu naiknya harga kebutuhan pokok, sedangkan di sisi lain tingkat perekonomian mereka masih terpuruk.

Seorang warga Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Supangat, menilai, belum waktunya pemerintah belum menaikkan harga BBM karena perekonomian warga saat ini belum tumbuh maksimal.

“Jika itu dilakukan akan menjadikan ekonomi masyarakat kian terpuruk. Sebab mau tidak mau mereka juga kena imbas dari kenaikkan BBM,”  kata Supangat kepada suarabanyuurip.com, jumat (14/11/2014).

Dia menyarakan, sebelum harga BBM dinaikkan seharusnya pemerintah menyiapkan perekonomian warga melalui program-program pengembangan ekonomi. Sehingga ketika harga BBM diputsukan naik tidak menyulitkan warga.

“Masa sumur minyaknya di Gayam sudah diproduksi masih saja menaikan harga BBM. Kan aneh,” ujar pria yang setiap harinya berjualan kopi dan mamin tersebut. 

“Ya kalau bensin dinaikan, perekonomian saya juga semakin sulit. Karena bahan makanan yang biasa kami beli untuk saya jual pasti juga naik. Tidak naik saja susahnya sudah minta ampun, apalagi dinaikan malah semakin kelimpungan, Pak,” sambung Dasri, penjual mamin di Kecamatan Kalitidu. (sam) 

Baca Juga :   Anggaran Infrastruktur Blora Habis

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *