SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur mengeluhkan kondisi jalan poros desanya yang mulai berlobang. Kerusakan jalan di desa migas Banyuurip ini ditemui mulai dari perempatan Pasar Gayam menuju Dusun Gledegan, Desa Mojodelik, depanjang sekitar 6 Km. Â
Kondisi tersebut membahayakan bagi pengguna jalan yang sedang melintas, karena banyak lobang maut di sepanjang jalan. Jalan menuju lokasi Well Pad C yang masuk wilayah proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)-1 Banyuurip, Blok Cepu.
Seorang warga Gayam, Harjianto, mengatakan, kerusakan jalan poros desa itu terjadi sejak tahun 2012. Kondisi ini mengakibatkan jalur lalu lintas yang menuju lokasi Well Pad C rawan terjadi kecelakaan.
“Seingat saya, kalau tidak awal tahun 2013 ya pertengahan tahun 2013 telah diperbaiki ringan. Dengan menambal jalan yang telah pecah-pecah itu. Tetapi, sekarang sudah rusak lagi. Sehingga, warga harus berbelak-belok kalau lewat jalan ini karena banyak lobang yang menganga,” kata Harjianto yang berdomisili di Dusun Kaliglonggong kepada Suarabayuurip.com, Jumat (14/11/2014).
Diharapkan, jalan utama antara Kecamatan Gayam menuju Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini segera dibangun. Agar, arus lalu-lintas bisa berjalan lancar,
“Semoga segera diperbaiki seperti yang terjadi di jalan depan Tri Waha Universal (TWU) di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu tersebut. Siapapun yang bangun tidak menjadi soal. Baik Pemkab Bojonegoro ataupun ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) operator sumur minyak Banyuurip yang penting segera di bangun,” imbuhnya dengan nada berharap.
“Semoga saja cepat dibangun lagi, Mas. Karena, kalau jalannya baik tidak arus lalu-lintas saja yang lacar. Tetapi, juga perekonomian warga sekitar juga lancar,” sambung Wajib warga Gayam lain. (sam)