2 Rumah Sekitar Banyuurip Terbakar

SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Dua rumah milik Rasmo, dan Yakup warga Dusun Tanggunan, Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur nyaris ludes dilalap api, Senin (17/11/2014) sore.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, kebakaran diduga kuat karena percikan dari kompor elpiji yang digunakan saat memasak oleh salah satu korban. Kedua rumah korban saling berdekatan.

Kapolsek Gayam AKP Sudirman melalui stafnya Budi Santoso mengungkapkan, kemungkinan terjadi konsleting listrik dinilai tidak cukup kuat, sebab pada saat itu kondisi listrik di sekitar Kecamatan Gayam sedang mati.

Dia menjelaskan, sebelum kejadian Rasmo salah satu korban akan pergi ke luar rumah menyusul istrinya, Partini, yang tengah berjualan di Dusun Puduk, Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam. Korban yang saat itu sedang memasak jerohan daging ayam lantas meminta anaknya, Devina, untuk mematikan kompor.

“Dari situ kuat dugaan anak korban lalai. Sehingga kompor yang seharusnya dimatikan menimbulkan percikan api kemudian membakar benda disekitarnya. Apalagi berdekatan dengan almari pakaian,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pertamina Sukowati Kembali Lanjutkan Tanam Padi Organik di Rahayu

Akibat musibah ini kerugian ditaksir hingga Rp70 juta. Rumah berukuran 11 x 10 meter milik Rasmo nyaris luluh lantak terbakar. Terutama pada bagian belakang. Sejumlah barang berharga seperti satu buah motor Honda Vario ikut ludes, surat berharga, dan perabotan rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu.

Sedangkan rumah berukuran 10 x 9 meter milik korban lain, Yakup nyaris terbakar habis pada sisi samping rumahnya.

Api baru dapat dipadamkan dengan bantuan dari sejumlah mobil pengangkut air dari proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu sekitar jam 16.00 WIB. Sedikitnya delapan mobil tangki pengangkut air langsung disemprotkan untuk memadamkan kobaran api. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *