SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, terus didorong untuk berperan memaksimal dalam kegiatan industri migas di wilayahnya. Yakni dengan melibatkan Badan usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), dalam industri hilir migas salah satunya dengan membangun kilang minyak sendiri seperti PT Tri Wahana Universal (TWU) yang berada di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu.
“Itu perlu dilakukan sebagai upaya ekstensifikasi terlebih adanya penurunan Dana Bagi Hasil Migas,†ujar Sekretaris Fraksi PDI-P, Doni Bayu Setiawan kepada suarabanyuurip.com, Senin (17/11/2014).
Menurut dia, dengan pembangunan kilang minyak ini tidak semua potensi minyak diolah oleh pihak ketiga, melainkan oleh Pemkab sendiri. Dengan begitu selain menambah nilai lebih, juga sebagai upaya konkrit dalam mendongkrak pendapatan daerah.
“Ini bisa dilakukan melalui BUMD, PT BBS. Baik berupa mini refinery maupun micro refinery,” tegas Doni.
Pria yang juga sebagai Ketua Karang Taruna Bojonegoro itu menjelaskan, dengan adanya kilang mini yang dikelola BUMD Bojonegoro akan menciptakan peluang kerja maupun usaha bagi warga lokal.(rien)