SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sumarliyah (48), warga Desa Kepudoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur tewas dengan kondisi mengenaskan di hadapan suami dan anaknya, Kamis (20/11/2014).
Tewasnya korban, setelah terlibat tabrak lari di Jalur Pantura tepatnya di Kilometer 20, Desa Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kepala korban tidak berbentuk setelah terlindas truk yang saat ini masih dalam pengejaran petugas kepolisian.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Tuban, AKP Fakih, menduga awal kecelakaan bermula ketika korban dengan dibonceng suaminya, Muhammad Abidin (50), melintas dari arah Tuban menuju Babat, Lamongan.
“Korban juga bersama anaknya Muzila, mengendarai motor Honda Revo dengan Nopol S 4125 YN,†kata Fakih.
Saat berada di lokasi kejadian, diduga motor yang dikemudikan suaminya terserempet motor lain sampai terjatuh. Suami dan anak korban terpental ke arah kiri dan korban terpental ke arah kanan.
“Dari belakang ada truk engkel yang tengah melaju dan melindas korban,†kata Fakih.
Korban diketahui langsung meninggal di lokasi kejadian. Sementara suami dan anaknya hanya bisa meraung dan meratapi nasib melihat orang yang dicintainya tewas di jalan. Sementara truk yang menabrak langsung melarikan diri.
“Truk engkel itu berwarna kuning, dan bak besi, kita masih melakukan pengejaran, dan penyisiran ke sejumlah lokasi,†lanjut Fakih. (edp)