Kartu Kompensasi BBM Dikhawatirkan Tak Tepat Sasaran

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Pendistribusian kartu sakti untuk kompensasi program pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) di sekitar wilayah proyek Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dikhawatirkan tidak tepat sasaran. Sebab data jumlah masyarakat miskin di sana bersifat dinamis atau berubah setiap tahunnya.

Kepala Desa Gayam,  Winto, mengungkapkan saat ini program tersebut belum dilakukan. Namun nantinya, untuk pendataan warga miskin pihaknya akan menyesuaikan dengan data program sebelumnya. Misalnya untuk Kartu Indonesia Sehat (KIS) disesuaikan dengan BPJS, Jamkesda, Kartu Indonesia Pintar disesuaikan dengan data BOS. Pun dengan lainnya.

“Kalau menurut saya belum ada kesesuaian data dengan yang dimiliki pemerintah pusat,” kata dia.

Tidak adanya kesesuaian data tersebut, pihak desa juga kerap mendapat stigma negatif dari masyarakat. Dengan kata lain, warga yang merasa tidak mendapatkan haknya cenderung menyalahkan perangkat desa terkait.

“Resikonya yang dihadapi seperti itu,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini pihak desa juga sedang melakukan pemutakhiran data masyarakat. Utamanya dalam hal administrasi. Seperti kartu keluaarga (KK).

Baca Juga :   TNMS Salurkan Hewan Kurban ke Desa Sudu

Winto menuturkan, untuk mendata ulang administrasi desa dibutuhkan kerjasama dan kesadaran beradministrasi yang baik dari masyarakat. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *