SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Seorang pria ditemukan tewas ketika tengah menjaga rumah seorang perwira kepolisian yang sekarang berdinas di wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah, Senin (24/11/2014).
Korban diketahui Ramadi (32), warga Desa Karang Asem, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Ramadi tewas ketika menjaga rumah milik AKBP Suliyono, yang tak lain adalah Kapolres Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah, yang berada di perumahan Tuban Indah, Jalan Tuban-Semarang Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
“Ini rumah saudara saya Kapolres Banggai,†kata Wahyu Candra, yang mengaku masih kerabat pemilik rumah di lokasi.
Wahyu merupakan orang yang pertama kali merasa curiga dengan kematian korban. Kecurigaan dia muncul ketika ingin berkunjung ke rumah saudaranya tetapi mendapati rumah dalam keadaan sepi.
“Mau masuk rumah tidak bisa, saya intip kedalam korban dalam keadaan tergeletak di depann TV yang masih menyala,†kata Wahyu.
Melihat hal itu, saksi langsung menghubungi Satpam perumahan dan keluarga korban. Setelah itu mencongkel pintu rumah dan menghubungi pihak kepolisian.
Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, ketika dikonfirmasi menyebut ada cairan warna kuning yang keluar dari mulut korban.
“Ada cairan warna kuning yang keluar dari hidung korban yang memang penjaga rumah tersebut,†kata Suharyono.
Dugaan sementara petugas, korban tewas karena keracunan. Karena disamping jasadnya ada beberapa macam obat seperti obat Mag, obat anti mabuk, dan beberapa obat lain. Selain itu tidak ditemui adanya tanda-tanda penganiayaan.
“Sementara kita menduga dia keracunan, tetapi untuk memastikan masih menunggu hasil dari lab dari tim medis,†kata Suharyono.
Suharyono membenarkan kalau rumah yang dijaga korban milik seorang Kapolres yang bertugas di luar jawa.
“Iya milik Kapolres,†tandasnya.(edp)