SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Ulah sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di seputar Taman Seribu Lampu di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah termasuk membahayakan orang lain. Mereka mengecor drainase untuk jalan masuk ke lapaknya dengan menggunakan kerangka kayu, dan bambu.
Akibatnya, salah satu anggota Satpol PP Pemkab Blora terperosok, ketika melintasi cor di atas drainase ketika melakukan razia. Setelah dicek ternyata hanya menggunakan kerantgka kayu yang lapuk, dan batang bambu yang dibelah sedemikian rupa.
Ada dugaan cor drainase tambahan tersebut hasil karya PKL, sebab dengan menggunakan kayu dapat meminimalisir pengeluaran. Selain itu digunakan untuk menahan lapak berjualan saat malam hari.
“Karena dianggap berbahaya bagi masyarakat yang melintas di taman, sehingga semuanya dibongkar, kayu yang digunakan rangka cor tampak lapuk,†Kepala Satpol PP Cepu, Dahlan Rosidi.
Sementara itu, Kepala UPT Dinas Pekerjaan Umum, Wisnu, mengaku belum mengetahui hal itu. “Coba nanti akan kami cek dulu,†kata Wisnu saat dikonfirmasi lewat ponselnya.(ams)