SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menilai sejauh ini peran Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yang beroperasi di Bojonegoro belum maksimal. Termasuk dalam upaya mengantisipasi penanganan bencana banjir maupun ancaman bencana lainnya.
“Kalau menurut saya masih belum optimal,” ujar Ketua DPRD Bojonegoro, Mitroatin kepada suarabanyuurip.com.
Alasannya, meskipun para K3S mengklaim telah melakukan upaya bantuan dalam hal sosial ekonomi bagi masyarakat Bojonegoro, namun kebanyakan hanya diprioritaskan pada wilayah kerjanya masing – masing. Sehingga ada kesan, mengesampingkan rakyat Bojonegoro secara keseluruhan.
“Biasanya hanya daerah ring sekitarnya saja,” ucap politisi Partai Golkar itu.
Pada prinsipnya, Ia tidak mempersoalkan hal tersebut. Hanya saja, akan lebih baik jika dilakukan lebih menyeluruh.
Menurut Mitro’atin, apa yang diberikan Kabupaten Bojonegoro, dengan kandungan migasnya belum sesuai dengan apa yang diberikan rakyat Bojonegoro. “Migas ini juga milik semua rakyat Bojonegoro,” kata mantan Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Tambakrejo itu.(roz)Â Â Â Â