Proyek Blok Cepu Capai 92%

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro –  Operator Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyampaikan, jika pekerjaan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (Engineering, procurement and construction/EPC) yang terbagi dalam lima paket secara keseluruhan telah mencapai 92 persen. 

Vice President EMCL, Erwin Maryoto, mengungkapkan, saat ini tengah mengebut penyelesaian fasilitas pusat pemoresan minyak mentah (Central Processing Facilities/CPF) di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. CPF itu ditargetkan selesai pada bulan Agustus 2015 mendatang.

“CPF ini akan menampung minyak dengan kapasitas 165 ribu barel,” kata Erwin saat menyampaikan progres proyek EPC Banyuurip kepada Bupati Bojonegoro, Suyoto, Jum’at (28/11/2014) kemarin.

Erwin menambahkan, dari total 48 sumur sekarang ini produksi Blok Cepu mengalami peningkatan sebesar 40 ribu barel per hari (Bph). Meskipun di Well Pad B semua sumur sudah mulai disiapkan.

“Dengan tambahan sumur nantinya, kami akan memproduksi sebesar 120 barel per hari di 2015 mendatang hingga puncak produksi tercapai,”lanjut pria asli Solo, Jawa Tengah itu.

Baca Juga :   SKK Migas Dikabarkan Rekomendasikan Lahan Kamidin

Disinggung masing-masing progres EPC, pria murah senyum ini nampak enggan menjawab. Namun demikian, Erwin memastikan, pekerjaan tidak akan molor dan puncak produksi bisa dicapai pada tahun 2015 mendatang.

Sementara itu, Wakil Komisi B, DPRD Bojonegoro, Lasuri, berharap, apa yang disampaikan EMCL tidak hanya janji-janji saja. Karena, hasil dari kunjungan kerja di SKK Migas di Jakarta beberapa waktu lalu bahkan meragukan puncak produksi tercapai pada 2015 mendatang.

“Masih banyak persoalan tekhnis dan non tekhnis yang belum diselesaikan, salah satunya ya tanah kas desa Gayam,” imbuhnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *