SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, kekurangan ribuan tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, menyebut kalau kuota yang didapat dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) tidak sesuai dengan angka pensiun setiap tahunnya.
Pada tahun ini, Kabupaten Tuban mendapatkan kuota sebanyak 52 PNS. Sementara kebutuhan di Pemkab semestinya membutuhkan 2 ribu orang.
“Kalau kebutuhan kita apabila dipenuhi semua ya semestinya ada dua ribu orang,†kata Noor Nahar Hussein, kepada Suarabanyuurip.com usai meninjau peserta yang melakukan tes CPNS di hari pertama, Selasa (2/12/2014).
“jadi sebenarnya kekurangan kita banyak sekali,†kata Noor Nahar.
Data dari Wabup, jumlah PNS yang ada di lingkungan Pemkab Tuban sekarang ada 10.500 orang. Jumlah ini jauh berkurang pada tahun 2012 lalu yang masih 11.400 orang. Kurangnya tenaga di lingkungan Pemkab akibat jumlah angka pensiun tidak sebanding dengan penerimaan setiap tahunya.
“Bayangkan karena angka pensiun setiap tahun mencapai 400 orang, tidak sebanding dengan perekrutan tenaga baru,†jelas Noor Nahar.
Terkait adanya rencana moratorium, atau akan dihapusnya rekrutmen CPNS, Noor Nahar meminta kepada pemerintah pusat meninjau kembali rencana ini. Karena masih ada daerah-daerah, termasuk Tuban yang kekurangan tenaga.
“Bagi beberapa daerah itu berat karena kekurangan tenaga, termasuk di Kabupaten Tuban yang masih kurang sekali tenaga PNS nya,†tandasnya. (edp)