SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Hotel di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, didominasi konsumen karyawan perusahaan minyak. Itu diketahui dari jumlah kamar yang ada, 90 persen dihuni oleh karyawan perusahaan perminyakan.
General Manager Grand Mega Resort Hotel, Peter Wallenburg, mengungkapkan, para pengunjung dari perusahaan perminyakan sudah teken kontrak satu tahun. “Dominasi pepngunjung longstay bahkan sudah teken kontrak satu tahun,” katanya.
Peter mengungkapkan, dari total 86 unit kamar yang tersedia di Grand Mega Resort Hotel, 79 unit telah penuh terisi. Selain karyawan Oil Company, konsumen juga datang dari karyawan perminyakan lain dari luar daerah yang hendak mencari sertifikasi di Cepu.
“Karyawan luar daerah yang mencari sertifikasi ini biasanya Cuma 5 hari stay,†tutur dia
Meski market share kota cepu sangat Kecil, dan hanya ditopang orang-orang Oil Company, namun lanjut Peter, volume quality dari konsumen tersebut sangat besar. Buktinya, dengan harga hunian Rp400 ribu hingga Rp5 juta perhari, kamar hampir penuh.
Hampir sama dengan itu, Hotel Arra Amandaru Cepu, sebanyak 50 room yang siap, 90 persen telah terisi oleh karyawan oil Company.
“Bahkan ada yang kontrak sampai dengan 3 tahun,” sambung Public Relation Hotel Arra Amandaru, Zidny Nikmawati.
Sebagian dari mereka yang menginap adalah karyawan perminyakan yang sedang mencari sertifikasi di Pusdiklat Migas. “Biasanya mereka kalau long stay, hanya sampai 2 minggu,” ujar Zidny, menjelaskan.
Dia juga mengatakan, bahwa kamar yang disediakan untuk sementara baru 50 unit. “Sebenarnya kami ada 82 room, tapi yang ready baru 50. Sisanya masih dalam progres,” pungkasnya.(ams)