SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Banyak cara dilakukan para pecinta lingkungan untuk mengkampanyekan lingkungan. Salah satunya melalui film pendek agar pesan yang disampaikan lebih mengena dan diterima oleh masyarakat.
Seperti yang dilakukan Komunitas Film Multimedia Curier Center (MCC) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Komunitas ini membuat film pendek berdurasi 10 menit dengan mengangkat tema peduli lingkungan.
Film dengan Judul Jeki dan Jeko garapan MCC itu fokus pada kebersihan sungai. Film ini dilatarbelakangi atas keprihatinan kebiasaan masyarakat yang membuang sampah di sembaran tempat, utamanya di sungai.
Penanggung jawab Komunitas MCC, Sri Hono, menjelaskan, lingkungan saat ini perlu mendapat perhatian serius seiring perkembangan kehidupan masyarakat yang kurang sadar akan kebersihan lingkungan.
“Terus terang kami prihatin dengan kebiasaan masyarakat yang membuang sampah di sungai. Sehingga kami merasa terpanggil untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga kebersihan sungai,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Senin (15/12/2014).
Ia mencontohkan, seperti sungai di Cepu saat ini banyak sekali sampah menumpuk karena kurangnya kesadaran masyarakat, sehingga mengganggu ekosistem di sungai.
“Dengan tercemarnya air sungai, secara otomatis membuat ikan tidak sehat untuk dikonsmsi,” tegas pria yang juga pengamat masalah sosial perkotaan itu.Â
Sri Hono berharap, dengan film ini bisa menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai dan menjaga kebersihan sungai.
Salah satu Crew produksi film, Cahyo, mengaku senang bisa terlibat dalam pembuatan film pendek yang mengkampanyekan pentingnya menjaga kebersihan sungai.
“Harapan saya, masyarakat sekitar bisa sadar untuk tidak membuang sampah di sungai, karena bisa menggaggu ekosistem dan menyebabkan banjir,” sambung Cahyo.(ams)