SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro –Berakhirnya pekerjaan Engineering Procurement and Construction (EPC) Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, oleh  PT Tripatra- Samsung pada Februari 2015 mendatang, berpotensi mengakibatkan 11.000 tenaga kerja menjadi pengangguran.
Community Affair and Manager PT Tripatra, Budi Karyawan, menyampaikan, belasan ribu tenaga  kerja tersebut dikerahkan untuk menyelesaikan pekerjaan di EPC 1 terutama Early Processing Facilities (EPF).
“Pekerjaan akan berakhir sesuai kontrak pada bulan Februari mendatang,†tambahnya.
Dia menyebutkan, selama ini telah memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada tenaga kerja lokal sebagai bekal mendapatkan pekerjaan disaat proyek EPC 1 selesai. Sehingga, dengan bekerja di proyek migas tidak sia-sia dan tetap memberi manfaat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ady Witcaksono, menyatakan, untuk mengantisipasi pengangguran tersebut sudah menyiapkan beberapa langkah diantaranya menggelar job fair atau bursa kerja setiap tahun bekerjasama dengan perusahaan baik didalam dan luar daerah.
“Selain itu, kita telah menyiapkan pelatihan bagi 12 ribu orang baik di semua bidang,” tandasnya. (rien)Â