SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Warga Desa Blungun, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berharap perbaikan infrastruktur jalan di desanya. Selama ini akses jalan utama yang menghubungkan desa mereka dengan Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Blora.
Menurut penuturan warga Desa Blungun, infrastuktur jalan yang berada di wilayah lahan milik Perhutani KPH Cepu itu, kondisinya kurang nyaman untuk dilalui. Terlebih saat musim hujan seperti saat ini, kondisi jalanan menjadi sulit dilalui, sehingga menyebabkan transportasi warga tidak lancar.
â€Kami mohon agar jalan yang menghubungkan Desa Nglobo dan Blungun segera diperbaiki,†harap Warno, warga Desa Blungun.
Suyono, warga lain membenarkan jika kondisi jalan sepanjang 3 Kilometer melewati hutan jati itu selama ini tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah.Â
Menanggapi hal itu, Wakili ketua DPRD Blora, Maulana Kusnanto, yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Dua Blora, meliputi Kecamatan Blora, Kecamatan Bogorejo, Kecamatan Jepon dan Kecamatan Jiken, berjanji akan memperjuangkan harapan warga.
Menurut dia, tertundanya perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut karena berada di wilayah Perhutani. Kusnanto mengaku sudah melakukan komunikasi dengan pihak Perhutani.
“Pihak Perhutani mempersilahkan jika Pemerintah Kabupaten Blora berkenan untuk memperbaiki jalan tersebut. Kita akan minta Pemkab mengalokasikan anggaran untuk pembangunan di sana,†kata Kusnanto.
Untuk diketahui, Desa Blungun adalah salah satu desa terpencil di Kabupaten Blora yang mayoritas mata pencaharianya adalah bertani. Desa Blungun dikelilingi hutan jati yang lebat, dan berada di wilayah KPH Cepu.(ams) Â