Lima Pelajar Bojonegoro dapat Beasiswa

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Lima pelajar Bojonegoro, Jawa Timur, memperoleh beasiswa program sarjana Strata satu (S1) bidang teknik dan ekonomi dari Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF).

Ke lima pelajar yang beruntung tersebut adalah Adi Priatmoko dari Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Ananda Riris Kurnia dari Desa Suwaloh,. Kecamatan Balen, Lillah Asriroh, Desa Pacul, Mochamad Ainur Fahd, Desa Kauman, dan Septian Pandu dari Desa Sumbang, Kecamatan Bojonegoro. Kelima putra-putri Bojonegoro tersebut kuliah di Universitas Negeri Malang, Intitute Tekhnologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Diponegoro Semarang.

Mereka yang menerima beasiswa adalah pelajar yang membutuhkan bantuan pendidikan, berprestasi akademis cemerlang dan memiliki kepribadian yang terpuji serta berjiwa kepemimpinan yang tinggi.  Beasiswa ini diberlakukan dalam jangka waktu maksimal empat tahun masa studi atau delapan semester untuk program S1.

“Kami percaya bahwa pendidikan yang berkualitas adalah kunci menuju pengembangan ekonomi karena mmerupakan salah satu bukti komitmen dalam upaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang berada di sekitar tempat operasi,” kata Public and Government Affair Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, Senin (22/12/2014). 

Baca Juga :   HUT ke 9 YKIB, Melangkah Bersama Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Rexy memaparkan, pemberian beasiswa mencakup komponen biaya masuk ke universitas, biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), uang saku, tunjangan buku, tunjangan internet, tunjangan penelitian, tunjangan pengembangan pribadi, tunjangan magang, tunjangan wisuda, serta laptop.

“Kami berharap, kesempatan ini jangan disia-siakan,” pesannya.

Rexy mengungkapkan, penerima beasiswa adalah putra-putri daerah yang terpilih melalui seleksi ketat. Mulai dari seleksi administrasi yang mensyaratkan nilai di atas rata-rata, sampai dengan tes akademik, psikotes, presentasi, serta proses interview. Mereka diseleksi dari keluarga yang kurang mampu, sehingga layak mendapatkan beasiswa.

“Program ini merupakan salah satu wujud komitmen EMCL dalam membantu pemerintah meningkatkan sektor pendidikan di Bojonegoro,” tegasnya.

Rexy menyampaikan, tahun 2013 lalu EMCL juga telah melaksanakan program beasiswa kepada 10 penerima beasiswa tingkat sarjana, sementara untuk tingkat SMA kepada 200 pelajar penerima beasiswa.

“Sejak 2008, ExxonMobil dan anak perusahaannya telah mendonasikan lebih dari 11 juta dollar untuk mendapatkan pendidikan yang layak bagi pelajar di Indonesia di wilayah Aceh, Bojonegoro, Tuban dan Blora.,”tukasnya.

Baca Juga :   Kuliah Praktisi Manajemen Ritel Unigoro Bahas Ekosistem Teknologi Financial

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, menyampaikan rasa terimakasih kepada EMCL yang sudah memberikan program beasiswa bagi pelajar Bojonegoro. Menurut Setyo, belum ada beasiswa yang memberikan fasilitas lengkap hingga kelulusan mahasiswanya seperti yang dilakukan EMCL.

“Saya minta kepada para orangtua agar ikut mendukung dan mendorong agar anaknya sukses dan mendapatkan prestasi di jenjang perkuliahan,” pesan Setyo. 

Dikonfirmasi terpisah, Lasri (40), orang tua dari Adi Priatmoko, terlihat terharu dan bersyukur atas anugerah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa atas prestasi yang didapatkan anak pertamanya tersebut.

“Alhamdulillah Mbak, semoga bisa menjadi berkah bagi keluarga karena saya hanya ibu rumah tangga biasa, sedangkan bapaknya hanya pekerja serabutan,” ujar Lasri.

Lasri berharap, kelak Adi menjadi kebanggaan kedua orang tua di tengah ketidak mampuan ekonomi keluarga. Karena, kesempatan beasiswa ini adalah rezeki dari Tuhan yang tidak ternilai harganya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *