Satu Kecamatan di Bojonegoro Dikepung Banjir

SuaraBanyuurip.com – D Suko Nugroho

Bojonegoro – Sejumlah desa di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dilanda banjir, Sabtu (27/12/2014), sekira pukul 19. 00 WIB. Ratusan rumah tergenang setinggi 30 centi meter.

Beberapa desa yang diterjang banjir akibat meluapnya sejumlah sungai di wilayah setempat adalah Desa Sumbertlaseh, Ngumpakdalem, Somodikaran, Sendangrejo, Sumberagung, Mojoranu, Dander, Sumberarum, dan Kunci.

Selain menggenangi rumah, banjir juga menggenangi jalan Nasional Bojonegoro – Nganjuk di sejumlah titik. Terparah di Perampatan Pasar Desa Ngumpakdalem ketinggian air mencapai sekira 30 Cm. Akibatnya banyak kendaraan yang sempat macet karena menerobos genangan air.

Tak hanya itu, banjir juga merendam puluhan hektar lahan pertanian. Tanaman padi yang rata-rata baru ditanaman rusak diterjang banjir. Diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Banjir di wilayah dander ini lebih disebabkan karena semakin dangkal dan menyempitnya sungai di wilayah setempat. Sehingga setiap hujan deras mengguyur badan sungai tak mampu menampung debit air.

Selain itu, juga banyaknya banguan di sepanjang sungai yang membuat aliran air menjadi tidak lancar.

Baca Juga :   Polres Blora Gelar Operasi Simpatik Candi

Di Desa Ngumpakdalem banjir melanda di sejumlah rukun tetangga (RT) 10,11, 12 dan lingkungan perumahan Puri Dander Asri.

Ketua RT 10, Jony, mengatakan, sesuai pendataan yang dilakukan terdapat sebanyak 20 rumah warganya yang tergenang. Rata-rata ketinggian air mencapai 30 cm.

“Tidak ada yang ngungsi. Hanya warga memindahkan barang-barang di tempat yang lebih tinggi,” kata dia.

Menurut dia, banjir seperti ini selalu terjadi jika hujan lebat mengguyur wilayah Dander. “Tadi air mulai masuk kerumah warga jam tujuh malam,” lanjut Jony.

Senada disampaikan Ketua RT 11, Muntiono. Dia menyatakan, ada sekira 25 rumah warganya yang terendam banjir. “Saya harapkan pemerintah bisa menormalisasi sungai di sini agar tidak selalu terjadi banjir,” sambung Muntiono.

Muhlasin, warga Desa Sendangrejo, mengatakan, rumah warga yang tergenang banjir berada di sepanjang sungai yang berhulu di wilayah Dander. Ketinggian air rata-rata 30 Cm.

“Ada puluhan rumah yang kebanjiran. Kalau 50 rumah ada,” ujar Muhlasin.

Namun hingga pukul 2.00 WIB, banjir mulai surut. Ketinggian air di dalam rumah tinggal 10 centi meter (cm). Dipastikan air dari wilayah selatan ini akan menggenangi rumah-rumah warga yang berada di hilir seperti Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro, dan Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas.(suko)

Baca Juga :   Pemuda Blora Dilatih Tanggap Bencana

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *