TWU Bungkam Soal Keberadaan Humpuss

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Perusahaan kilang mini di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, PT.Tri Wahana Universal (TWU) enggan berkomentar terkait rencana pembangunan kilang mini milik PT.Humpuss Patragas yang berada tak jauh dari tempatnya beroperasi.

Diketahui belakangan ini, PT Humpuss sudah mulai melakukan pengerjaan konstruksi yang berjarak kurang dari satu kilo meter dari kilang PT.TWU. Tepatnya berada di Desa Katur, Kecamatan Gayam. Rencananya, Humpuss akan memboyong kilangnya yang berada di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sekretaris Corporate PT.TWU, Putri, saat dikonfirmasi mengenai hal itu milih bungkam. Termasuk saat disinggung jumlah minyak yang dikelola TWU dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.

Kepala Dusun Katur, Sundjani, menyatakan PT.Humpus sudah mulai memasang pagar tembok keliling. Hanya saja, detail kelanjutannya dia mengaku belum tahu lebih lanjut.

“Pagar itu milik Humpus, Mas. Sudah mulai dikerjakan. Tapi bagaimana tekhnis selanjutnya saya kurang tahu,” ucapnya kepada Suarabanyuurip.com Senin (29/12/2014).

Namun sebelumnya dia menuturkan, PT.Humpus rencananya akan mendirikan perusahaan diantara wilayah Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu dengan Desa Katur Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :   5 Ha Lahan Perhutani Padangan Tergerus Migas

Dari pantauan, bangunan milik Humpuss itu juga telah dipasang plang yang bertuliskan tanah ini milik PT. Humpuss Pengolahan Minyak. Di papan nama itu juga tertera Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.01 Luas 43.216 meter persegi (M2) dan HGB No.10 Luas 15.454 M2. Selain itu juga ada tulisan dilarang memasuki areal atau lokasi tanah ini yang di cetak dengan warna merah.

Kemudian di bawah tulisan itu terdapat tulisan barang siapa yang melanggar akan dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam pasal 167 (1) J) Pasal 531KUHP. 

Sementara itu, jumlah minyak yang diolah PT.TWU terus bertambah. Direktur PT.ADS, Ganesa Asykari mengungkapkan saat ini jumlah minyak yang dikelola PT.TWU sebesar 16 ribu barel per hari (bph) dari jumlah produksi di Lapangan Banyuurip, yang saat ini berada dikisaran 40 ribu bph. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *