SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro -Â Lahan bekas lokasi proyek pipa rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (Engineering Procurement and Constructions/EPC) – 2 Banyuurip, Blok Cepu, dimanfaatkan sejumlah warga Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk lahan pertanian.
Dari pantauan, sejumlah warga menanam padi, dan jagung di lahan bekas lokasi proyek EPC-2 Banyuurip yang dikerjakan PT Inti Karya Persada Teknik (IKPT) – PT. Kelsri, tepatnya berada di tanah kas desa (TKD) Jelu. Mereka memilih menanami lahan itu karena proyek telah selesai beberapa bulan lalu.
“Lumayan bisa kita buat untuk lahan pertanian dengan ditanami padi dan jagung. Lagian ini juga lahan pertanian saya sendiri,” kata Yasan, warga Desa Jelu kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (03/01/2015).
Kepala Desa Jelu, Guntur, mengaku, tak mempersalahkan warga mempergunakan lahan di bekas proyek pipa di lahan TKD ataupun lahan warga sendiri yang beberapa lalu digunakan lokasi proyek pipa.
“Lagi pula sudah tidak disewa lagi oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Jadi, untuk lahan bengkok juga kembali ke pak Kasun Eko lagi, dan lahan waga juga kembali ke pemiliknya sendiri,†sambung dia.(sam)