SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina Eksplorasi Produksi Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK) telah melakukan langkah pengamanan semburan liar yang berada di sekitar sumur NGBU-04 di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Â Jawa Tengah.Â
Penanganan tersebut dilakukan dengan memasang cungkup baja pada semburan aktif.  “Untuk dapat mengarahkan aliran gas ke tempat yang aman,†kata Humas PEPC ADK Gayatri Handari Kusumawardani, Sabtu (3/1/2015).Â
Selain itu, pihak PEPC ADK juga melakukan pemanfaatan tenaga masyarakat setempat yang dikoordinasikan Kepala Desa, dan telah beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2015 kemarin.Â
Sampai saat ini, lanjut Gayatri, PEPC ADK terus melakukan pengukuran komposisi gas dari semburan, dan analisa air secara berkala. Supaya situasi tetap terkendali, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi, dan pengamanan area lokasi titik semburan secara intensif.Â
Seperti diketahui, di wilayah kerja Alas Dara Kemuning sedang ada kegiatan Kerja Ulang Sumur (Re-entry) oleh PT. Pertamina EP Cepu ADK (PEPC ADK), pada hari Jumat, tanggal 26 Desember 2014 Pk.17.30 WIB dilaporkan adanya semburan liar dengan jarak ±75-500m di luar lokasi sumur.Â
Hingga saat ini, jumlah titik semburan liar aktif telah berkurang dari total awal 41 (empat puluh satu) titik menjadi 23 (dua puluh tiga) titik. Sejalan dengan upaya penanganan yang dilakukan.
“Dimana semburan yang terlihat hanya tinggal beberapa, dan sebagian besar hanya berupa gelembung (bubbling) atau bahkan tidak muncul di permukaan atau hilang,†kata Gayatri.Â
Semburan liar tersebut, lanjutnya, berupa gas bercampur air, dan bukan semburan lumpur. Komposisinya tidak ada kandungan gas berbahaya seperti CO dan H2S. Sebagian besar titik semburan terletak di hamparan rumput yang tidak terdapat tanaman produksi, dan sisanya ada yang berada di tanaman Jati, sawah, dan jagung. (ams)