Harga BBM Turun, Tarif MPU Tetap

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak Kamis (1/1/2015) lalu, tidak menjadikan tarif angkutan umum (MPU) di Lamongan, Jawa Timur, ikut turun. Enam hari paska penurunan harga BBM, sopir MPU dibeberapa trayek di Lamongan di antaranya trayek Babat-Lamongan, Paciran-Tuban, Babat-Kedungpring masih memperlakukan tarif lama. 

Tidak turunnya tarif MPU tersebut dikeluhkan oleh para penumpang karena harga BBM sendiri telah turun. Untuk harga BBM juenis premium turun dari Rp8.500 per liter menjadi Rp7.600 dan solar dari Rp7.500 per liter menjadi Rp7.250 per liter 

“Tarifnya MPU nya pancet (tetap) mas. Padahal harga BBM sudah turun, “ ujar salah satu penumpang MPU jurusan Babat-Lamongan, Safi’i. 

Dirinya yang naik dari Gembong ke Lamongan harus membayar Rp7000. Tarif ini diberlakukan sopir MPU saat harga BBM naik beberapa bulan lalu. Meski sempat protes dengan tariff yang tetap tinggi saat harga BBM turun, kernet MPU bergeming.

Tidak turunnya tarif MPU juga dikeluhkan para pelajar. Mereka tetap membayar dengan tariff lama.

Baca Juga :   Jelang Idul Fitri 1442 H, Smartfren Optimalkan Jaringan

“Saya kira tarif MPU turun pak setelah BBM turun ternyata tetap saja, “ ungkapnya. 

Sebelum adanya kenaikan harga BBM, pelajar yang hanya membayar separo harga dari penumpang umum hanya ditarik Rp.1500. Setelah BBM naik tariff dinaikkan Rp2000. Namun saat harga BBM kembali turun para sopir MPU tidak menurunkan tarif MPU.

Salah satu sopir MPU jurusan Babat-Lamongan, Sodik dikonfirmasi mengaku, tidak menurunkan tariff MPU saat harga BBM turun karena setoran ke pemilik MPU tidak diturunkan. Sementara harga-harga kebutuhan pokok dipasaran juga tidak ada yang turun.

“Meski BBM turun tapi barang-barang dipasar harganya tetap mas. Jadi tarif MPU nya juga tidak diturunkan,” tandasnya. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *