Pencari Batu Temukan Mortir di Sungai

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Tim Gegana Brimob Wilayah Pati, Jawa Tengah mengamankan bahan peledak aktif yang sebelumnya diamankan Polsek Sambong Polres Blora. Bahan peledak jenis mortir dengan panjang 25 cm dengan diameter 9 cm dan berat 6 kg itu ditemukan warga di sungai setempat.

Kapolsek Sambong, AKP Joko Supriyono, mejelaskan, bahan peledak jenis mortir tesebut ditemukan pada Minggu (4/1/2015) lalu sekira pukul 09.00 WIB pagi, oleh Supono (51) salah satu warga Desa Brabowan, Kecamatan Sambong. Supono menemukannya saat sedang mencari batu di kali sekitar desanya untuk dijual. 

Saat itu, lanjut Joko, yang bersangkutan tidak mengetahui jika benda yang ditemukanyya adalah sebuah bahan peledak aktif. Pasalnya, kondisi mortir tesebut sudah usang karena terlalu lama terendam dalam air.

“Setelah sampai di rumah, dia kumpulkan jadi satu dengan batu. Karena tidak tahu, dia membanting mortir tersebut, kemudian karat yang menyelimutinya terbelah. Sehingga dia beru ngetahuinya jika yang ditemukannya adalah bahan peledak aktif. Beruntung, mortir itu tidak meledak,” kata Joko kepada suarabanyuurip.com, Selasa (6/1/2015).

Baca Juga :   Kades Sedahkidul Bagikan 3.000 Bibit Jabon

Mengetahui hal itu, Parno langsung bergegas melaporkan dan menyerahkan mortir itu ke Mapolsek Sambong.  “Untuk keamanan, Parno langsung menyerahkan pada kami untuk diamankan. Setelah itu kami langsung berkordinasi dengan Polres dan dilanjutkan koordinasi dengan tim Geganan dari Brimob Pati,” ujar dia, menerangkan. 

Sementara itu, Kepala Subdensus Brimob Pati, AKP Nur Alfian, dikonfirmasi saat berada di Mapolsek Sambong, menjelaskan, mortir yang diperkirakan sejak zaman perang dunia Ke-2 itu akan ditampung dan dimusnahkan.

“Nanti akan kita tamping dulu dimarkas, dan nanti setelah perlengkapan datang, mortir akan dimusnahkan,” katanya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *