Sumur KDK Dalam Pembahasan Tata Ruang

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Badan Perijinan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih menunggu penyelesaian rekomendasi Upaya Pengelolaan Lingkungan HIdup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk menerbitkan perpanjangan ijin gangguan (HO) Sumur Kedung Keris (KDK), Blok Cepu, di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pembangunan Badan Perijinan, Sutomo, mengatakan, sumur Kedung Keris yang di operatori oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) baru mengajukan perpanjangan HO yang habis masa berlakunya pada 2014 kemarin, karena disesuaikan dengan adanya perubahan kegiatan dari eksplorasi ke eskploitasi.

“Perpanjangan HO ini baru diajukan karena disesuaikan dengan perubahan kegiatan,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala BLH, Tedjo Sukmono, menyampaikan, untuk pengembangan Lapangan Migas di Kedung Keris saat ini masih dalam tahap pembahasan tata ruang dan menunggu hasilnya dari Badan Perencanaan Daerah (Bappeda).

“Kami masih memproses rekomendasi tersebut, karena saat ini produksinya masih dibawah 5000 Barel Per Hari jadi hanya perlu UKL dan UPL saja,”ujar Tedjo.

Baca Juga :   Kapasitas Penuh Lapangan Gas JTB Bakal Mundur

Namun, lanjutnya, jika produksi di sumur Kedung Keris bertambah melebihi 5000 Barel Per Hari, operator diwajibkan membuat dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) yang proses perijinannya sampai ke Pusat.

“Kalau masih eksplorasi sekarang ini, dampak lingkungan tidak terlalu besar. Lain jika sudah eksploitasi, musti ada AMDALnya,”lanjut Tedjo.

Dia menyatakan, sebagai bentuk upaya pengelolaan lingkungan hidup, operator wajib melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, aktif berinteraksi dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi mereka, melibatkan pemdes dan tokoh masyarakat dalam setiap kegiatan sosialiasi.

“Tapi prosesnya masih panjang, belum sampai kesitu,”tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Publick and Government Affair Manager, EMCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, saat ini EMCL sedang melakukan persiapan untuk kegiatan evaluasi kandungan Lapangan Kedung Keris.

“Saat ini ada satu sumur di Kedung Keris,” ujarnya tanpa menyebutkan berapa kandungannya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *