Hadapi Industrialisasi Migas, Bangun TPA Baru

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyiapkan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, untuk menampung volume sampah yang semakin besar dari kegiatan eksplorasi dan proudksi migas di wilayah barat.

“Apalagi menghadapi industrialisasi migas, kita harus menyiapkan tindakan representative untuk mengatasi volume sampah yang terus bertambah,” tegas Kepala DKP Nurul Azizah, kepada suarabanyurip.com, Jumát (9/1/2014).

Dia mengatakan, TPA ini akan dibangun di atas lahan tidak produktif seluas 4 hektar untuk menampung sampah dari Kecamatan Gayam, Kalitidu, Kasiman, Ngambon, Padangan, dan wilayah barat lainya dengan kapasitas sampah 200 kubik.

“Sekarang ini sudah memasuki tahap pembayaran pemilik lahan oleh Bagian Perlengkapan,” imbuhnya.

Nurul mengungkapkan, ada beberapa warga yang melepaskan lahan untuk pembangunan TPA dengan harga Rp90.000 per meter persegi. Harga tersebut telah disepakati bersama dan diselesaikan pada akhir Desember lalu melalui transfer di rekening.

“Sebelumnya kami sudah mensosialisasikan keberadaan TPA ini, Alhamdulillah masyarakat sekitar menerima dan mendukung,” pungkas mantan Camat Kalitidu yang pernah menyabet penghargaan camat berprestasi tingkat nasional itu.(rien)

Baca Juga :   Pertamina EP Cepu Tak Gunakan Istilah Desa Ring 1 dan 2 di Lapangan Gas JTB

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *