SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Kian dekatnya produksi puncak Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang terletak di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berdampak pada pengurangan tenaga kerja untuk segera dilakukan antisipasi.
“Kembali lagi saya ingatkan, memang perlu diantisipasi benar-benar,” kata Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip – Jambaran (Forkomasbaja) Parmani kepada suarabanyuurip.com, Jumát (9/1/2015).
Dia mengungkapkan persoalan sosial dan tenaga kerja sudah terantisipasi sejak beberapa tahun silam. Hanya saja, untuk saat ini harus perlu diantisipasi.
“Ini yang belum ada jalan keluarnya,” imbuh Parmani.
Pria yang juga tokoh masyarakat Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, ini membenarkan, paska proyek rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (Engineering, Procurement, and Constructions EPC) Banyuurip, terdapat semacam small project group (SPG) dan maintenance yang seharusnya bisa dikerjakan warga lokal paska proyek EPC rampung.
“Sepertinya ada,” ujarnya.(roz)