SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – DPRD Kabupaten Bojoenegoro, Jawa Timur  meminta kepada masyarakat, agar tidak terlalu mengistimewakan batu raksasa yang dipasang di Alun-alun kota setempat.
Ketua DPRD Bojonegoro, Mitroatin, menyampaikan, banyak informasi yang masuk tentang keberadaan batu yang berasal dari Dusun Sukun, Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang tersebut. Baik itu dari sisi manfaat maupun mudharat-nya. Â Batu yang oleh Bupati Bojonegoro Suyoto dinamai Batu Semar itu, memang mengundang berbagai spekulasi.
“Saya sudah mengunjungi langsung di Desa Sambongrejo asal batu itu. Kepindahan batu yang dinamakan Batu Beluk oleh masyarakat sekitar itu dinilai tidak merugikan,†ujar Mitroatin kepada Suarabanyuurip.com, Senin (12/1/2015).
Dia menegaskan, adanya batu raksasa di Alun-alun masih belum terbaca seluruhnya terkait manfaat apa yang bisa diambil. Namun, dilihat dari ramainya Alun-alun oleh pengunjung yang ingin menyaksikan batu tersebut, Â secara otomatis meningkatkan perekonomian pedagang kaki lima.
“Baik pagi, siang, maupun malam, banyak pengunjung  yang penasaran dan datang untuk sekedar melihat. Sehingga penjual makanan dan minuman juga menikmati keuntungan dari situ,†kata Mitroatin.
Disinggung mengenai sisi mistis pada batu tersebut, wanita berjilbab ini menegaskan, itu adalah kepercayaan masing-masing personal. Tetapi, jangan sampai memulyakan atau mengeramatkan yang akhirnya menyesatkan.
“Saya berharap masyarakat tidak berlebihan memperlakukan batu tersebut,†imbuhnya.
Mitroatin menambahkan, dana yang dipergunakan untuk menempatkan batu tersebut bukanlah dari APBD, seperti yang dikabarkan selama ini. Dana tersebut berasal dari dana hadiah saat mendapatkan penghargaan United Nations Sustainable Development Solutions Network.
“Dana tersebut kemudian dimasukkan ke APBD 2014 untuk memudahkan pertanggungjawaban penggunaan anggaran,†terangnya.
Dia menyatakan, jika dinilai mubadzir atau tidak, perlu ada pemahaman manfaat apa yang diberikan dari keberadaan batu tersebut. Karena, adanya batu itu pasti sudah diperhitungkan sebelumnya baik manfaat dan mudharatnya.
“Insya Allah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Bojonegoro,†pungkasnya. (rien)