Harga BBM Tak Pengaruhi Bawang Putih

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Seiring berubahnya harga Bakar Bakar Minyak (BBM) awal bulan Januari 2015, ternyata tidak mempengaruhi harga bawang putih di pasaran di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Terbukti beberapa pekan terakhir harga bawang putih masih stabil di pasar tradisional di wilayah setempat.

Menurut salah satu pemasok bawang putih di Cepu, Blora, Mi’an, permintaan stabil meski harga tidak ada penurunan. Perubahan harga BBM tidak berpengaruh pada harga bawang.

Sejauh ini, lanjut Mi’an, permintaan, dan pasokan bawang putih untuk kota Cepu masih tetap stabil. “Harga bawang sendiri perkilo mencapai Rp10.500,” katanya, Rabu (14/1/2015).

Dia tambahkan, yang menentukan perubahan harga bawang adalah kondisi permintaan di pasaran. Saat BBM naik awal Januari lalu bawang putih mengalami penurunan harga.

Sekarang saat BBM turun, harga naik Rp250 per kilogram menjadi Rp10.500. Tidak ada hubungan antara harga bawang dan kenaikan harga BBM.

“Kalaupun ada, hanya pada transportasi, dan itu prosentasinya sangat kecil,” ungkap dia.

Baca Juga :   ConocoPhillips dan Medco Pastikan Kompetensi Pengawas Scaffolding di LSP PPSDM Migas

Penentuan harga bawang lebih pada kesepakatan umum pasar. Terbatasnya kebutuhan akan bawang putih dikota Cepu juga memengaruhi harga. “Pokoknya kalau sepi harga turun, kalau ramai harga naik,” katanya singkat.

Pihaknya mengaku, memasok dua hingga tiga ton bawang putih dari Surabaya, sebelum disetor ke sejumlah pedagang di Cepu. Jumlah itu akan melonjak hingga dua kali lipat jika pasar sedang ramai.

Mi’an memprediksi, tidak ada kenaikan atau penurunan harga. “Penurunan harga akan terjadi ketika musim panen tiba, itupun hanya 20 persen,” katanya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *