SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu berencana melakukan pengembangan Sumur Tiung Biru (TBR) – CÂ di lahan seluas 23 hektar (Ha) milik Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Padangan di wilayah Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Rencananya lahan hutan tersebut akan dilakukan ditukar guling sebelum kegiatan dimulai. Pengembangan Sumur TBR-C rencananya membutuhkan perluasan lahan hutan yang terletak di petak 56c, 56d, 56e, 58b, 58c, 59a, 63b= 7,73 Ha. Petak 59a, 60c, 60f, 63a, 63b= 15,16 Ha. Memotong jalur CP dan CM= 0,21 a di RPH Jambaran, BKPH Tobo.
“Prosesnya  masih dalam tahap pembahasan dan menunggu ijin Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup,” kata Legal and Relations Manager Pertamina EP Aset IV Field Cepu, Sigit Dwi Aryono, Jum’at (16/1/2014).Â
Sekarang ini kegiatan yang sedang berlangsung di TBR – C adalah reparasi sumur. Sumur ini sendiri berada dilahan seluas 3 hektare milik Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Padangan, RPH Kalipan Kalisumber, BKPH Tegaron.Â
“Reparasi dilakukan untuk memperlancar aliran minyak serta meningkatkan produksinya,” tegas Sigit Dwi Aryono.
Dia menjelaskan, reparasi tersebut merupakan kegiatan yang harus dilakukan sebagai bentuk perawatan rutin agar keberadaan sumur tetap terjaga dengan baik.Â
“Reparasi akan berlangsung hingga 20 hari,” ucapnya.(roz)