Indahnya Bengawan dari Jembatan Padangan-Kasiman

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Jembatan di atas Sungai Bengawan Solo yang menghubungkan Kasiman – Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum mencapai 100 persen. Akan tetapi sudah banyak masyarakat yang datang hanya untuk mengunjunginya meski hanya sekedar menikmati pemandangan sungai terpanjang di Pulau Jawa dari atas jembatan. 

Khafid Karunia, salah satu warga Kecamatan Padangan yang kebetulan melintasi jembatan menuturkan, dirinya datang ke jembatan penghubung dua wilayah tersebut hanya sekedar untuk menikmati keindahan bengawan solo dari atas jembatan.

“Lumayan mas, ngreyen jembatan baru,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (17/1/2015) sore tadi. 

Selain mencoba melintasi jembatan, Khafid beserta sejumlah temannya duduk santai sembari mengabadikan moment diatas jembatan. Menurutnya, bukan hanya dari Padangan saja, warga dari Kasiman juga tidak mau ketinggalan dengan kesempatan itu. 

Dia berharap, dengan difungsikannya jembatan itu, bisa mempermudah akses masyarakat untuk berkunjung ke Desa Bandar-Desa Batokan Kecamatan Kasiman, yang merupakan kawasan pusat souvenir dari kayu jati terbesar di Kabupaten Bojonegoro. 

Baca Juga :   Sepekan Tak Ada Hasil, Pencarian Pujiono Dihentikan

“Akses jalan lebih mudah tidak perlu memutar arah lewat Cepu. Pengunjung pun akan lebih senang,” katanya.

Sementara itu, pengunjung lainnya, Agus Setiono, warga Kasiman, mengatakan, dengan difungsikannya jembatan penghubung dua wilayah itu bisa meningkatkan perputaran roda perekonomian antara dua wilayah tersebut. Karena jembatan ini juga bisa membuka isolasi warga di bagian utara bengawan.

“Produktifitas meningkat, ekonomi pasti juga meningkat,” timpal Agus.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *