Pelatihan 12 ribu Tenaga Kerja Dibuka

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, membuka pelatihan dan sertifikasi untuk kewirausahaan bagi 12 ribu tenaga kerja usia produktif di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas,  Senin (19/1/2015).

Acara tersebut dibuka oleh wakil Bupati Setyo Hartono didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos), Ady Witcaksono, serta ratusan peserta yang akan mengikuti pelatihan serta sertifikasi non migas tersebut.

Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, dalam sambutannya menyampaikan kepada para peserta untuk menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Karena, dengan mengikuti pelatihan dan sertifikasi kewirausahaan bisa membuka peluang pekerjaan tanpa mengandalkan orang lain.

“Tenaga kerja itu jangan hanya siap bekerja masuk kantor, tapi harus memiliki kompetensi sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertransos, Adie Witcaksono, mengungkapkan, ada 22 jenis pelatihan kewirausahaan dan 12 pelatihan bersertifikasi. Dengan adanya peluang ini, diharapkan mengurangi jumlah pengangguran yang meningkat tiap tahunnya.

“Insya Allah program ini akan berkelanjutan, jadi kita laksanakan dahulu untuk dilakukan evaluasi apa saja kekurangannya untuk dilengkapi tahun berikutnya lagi,” sambung Adie.

Baca Juga :   Pemerintah Akan Buka Data Hulu Migas

Dari semua jenis pelatihan yang disediakan,  pelatihan menjahit yang paling diminati.  Karena tidak hanya kaum Hawa saja yang mengikuti pelatihan tersebut, tapi sebanyak 40 persen pendaftarnya adalah kaum Adam.  

“Lama pelatihan akan ditentukan oleh masing-masing instruktur. Pelatihan ini, Kami bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja untuk instrukturnya, sementara tempat pelatihan akan dikondisikan masing-masing Kecamatan,” ujar Adie, menjelaskan.

Anggaran untuk pelatihan dan eertifikasi sejumlah Rp 9,8 miliar yang bersumber dari Anggaran Pengeluaran dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015.  Pada awal pembukaan, jumlah peminat yang masuk data  di Disnakertransos telah mencapai 2000 orang.

“Pelatihan dan Sertifikasi ini juga ditujukan bagi 6000 tenaga kerja yang habis masa kontraknya di Blok Cepu Pebruari mendatang,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *