Kontraktor Lokal Akan Kawal Enam Tuntutan

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Kontraktor lokal sekitar proyek Banyuurip akan terus mengawal enam tuntutan yang disampaikan kepada operator migas Blok Cepu ExxonmMobil Cepu Limited (EMCL) pada rapat koordinasi (rakor) yang digelar tim kandungan lokal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa-Timur bersama DPR, dan pejabat EMCL, Selasa (20/1/2015) kemarin. 

“Kita akan tunggu jawabannya EMCL secara tertulis melalui Pak Bupati tersebut. Jika janji itu diingkari jangan salahkan kami bersama warga menggelar aksi massa besar-besaran untuk mengepung lokasi proyek Banyuurip,” ancam Pujianto, salah satu kontraktor lokal ring kepada suarabanyuurip.com, Rabu (21/1/2015). 

Enam tuntutan dari kontraktor lokal tersebut yang pertama, EMCL wajib mematuhi dan melaksanakan amanah Peraturan Daerah (Perda) 23 Tahun 2011 tentang Konten Lokal. Ke dua EMCL Wajib mengarahkan dan menegaskan kepada kontraktor Nasional atau peserta tender untuk  ber kerja sama operasi (KSO) dengan perusahaan lokal.

Ke tiga, EMCL wajib meberikan pekerjaan yang bersifat tunjukkan langsung kepada perusahaan lokal dan dilarang memberikan pekerjaan kepada perusahaan dari luar. Ke empat, EMCL wajib merubah tentang pekerjaan yang bersifat tunjukan dari nilai Rp50 juta menjadi Rp200 juta sesuai dengan perpres Nomor 70 tahun 2012.  

Baca Juga :   Posko Nasional Amankan Pasokan Energi Hingga Lebaran

Ke lima, EMCL wajib memperhatikan harga pemenang tender yang mendekati OE (owner estimate) yang di nyatakan lolos/pemenang dengan mengacu kelayakan harga project pemerintah daerah, dan ketika tidak ada kelayakan di anggap gugur / kalah. Ke enam EMCL wajib memberikan informasi call center untuk mengumumkan dan mengarahkan pemenang lelang yang sudah ada untuk ber KSO perusahaan local dan EMCL wajib mengarahkan peserta lelang yang akan berjalan harus ber KSO dengan local.

“Enam item yang kami ajukan ini sifatnya wajib dan harus dilaksanakan oleh EMCL, Mas,” tegas koordinator kontraktor lokal ring satu Banyuurip, Blok Cepu, Muhamad Mahmudi kepada suarabanyuurip.com.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *