SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Warga Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menangkap dua ular besar yang diduga kerap memakan hewan ternak milik warga.
Sebelumnya, di desa setempat warga kerap kehilangan ternaknya tanpa jejak. Awalnya warga menduga, jika ternak yang banyak berupa ayam dan bebek itu dimakan luwak (musang liar) pada malam hari.
“Awalnya kita menduga ternak-ternak hilang karena dimangsa luwak,” kata Darmaji (42), warga penangkap ular ini, Rabu (21/1/2015).
Dia mengatakan, dalam sebulan ini sudah ada dua ular besar yang ditangkap. Satu ular sudah dijual kepada seseorang dan satunya lagi masih di kediamannya di desa setempat.
“Sudah dua ular besar yang ditangkap, tetapi yang kemarin (ular pertama) sudah dijual ke orang,” katanya menjelaskan.
Ular yang masih berada di rumah Darmaji sekarang mempunyai panjang sekira 3 meter dan bobot berkisar 10 kilogram. Ular ini awalnya masuk ke rumah salah satu warga dan akhirnya dia tangkap.
“Kita tangkap saja, takut membahayakan warga terutama anak kecil,” katanya.
Selain itu, supaya tidak membahayakan karena takut ular ini lepas. Darmaji mengaku ingin menjual saja hewan ini. Meski sebelumnya sudah ada yang pernah menawar untuk disembelih.
“Pernah ada yang nawar untuk disembelih, tetapi saya tidak boleh karena kasihan ular ini apabila disembelih,” lanjut Darmaji.
Dia membuka lebar apabila ada pihak yang ingin membeli dan merawat ular ini. Termasuk apabila ular ini dibeli untuk dirawat di kawasan wisata Pemandian Bektiharjo, Kecamatan Semanding.(edp)