Dinas ESDM : Belum Ada Potensi Emas

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Kabupaten Bojonegoro, menyampaikan, untuk memastikan apakah di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, memiliki potensi kandungan emas perlu diuji laboratorium .

“Kalau yang digali oleh Junaidi dan kawan-kawan di Desa Hargomulyo kemarin potensi emasnya belum signifikan,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (28/1/2015).

Dia menyampaikan, apabila para pendulang tersebut benar-benar menemukan emas yang melekat pada bebatuan nantinya, untuk tidak menyiarkan secara langsung kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan.

“Segera laporkan kepada pihak Kecamatan jika emasnya ketemu, lalu jangan lupa mengurus ijin pertambangan rakyatnya,” ujar Kepala Dinas ESDM Bojonegoro, Agus Supriyanto.

Sementara itu Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro, Tedjo Sukmono, mengatakan, apabila emas yang dimaksud benar-benar ada tentu pihak Badan Lingkungan Hidup akan mengawasi kegiatan tersebut karena berpotensi pencemaran lingkungan.

“Karena untuk memisahkan emas dari batu harus menggunakan bahan kimia yaitu mercuri, jika itu dilakukan dengan jumlah banyak maka pengawasan harus ditingkatkan karena mercuri bahan sangat berbahaya,” tukasnya.

Baca Juga :   Dugaan Penyimpangan Pengelolaan TKD dan APBDes, Kejari Bojonegoro Periksa Perangkat Desa Talok

Sedangkan Sunoko (26), warga asal Desa Ndandangilo, Kecamatan Kedewan mengaku, telah membiayai kegiatan yang dilakukan Junaidi dan kawan-kawan lainnya dalam melakukan penggalian. Bahkan saat ini sudah masuk  di bawah tanah dengan kedalaman 36 meter.

“Sebenarnya ya butuh modal banyak untuk melakukan penggalian ini,” ujarnya.

Dia mengaku, dulu sebelum dirinya ada orang yang memodali Junaidi melakukan penggalian namun sudah tidak sanggup lagi karena biaya hidup yang terlalu besar. Meski hanya memberi makan dan minum, namun jika dihitung selama tujuh bulan mencapai Rp 50 juta lebih.

“Saya hanya bisa berdoa, Mbak, semoga kita dapat hasilnya,” ujar penambang di sumur tua ini.  (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *