SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Dolokgede, Kecamata Tambbakrejo, Bojonegoro, Jawa-Timur mendukung langkah operator Unitisasi Gas Lapangan Jambaran – Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi dan Produsi Cepu (PEPC) dalam memberikan program pelatihan sertifikasi migas bagi kawula muda di sekitar wilayah kerjannya.
Menurut Kepala Desa (Kades) Dolokgede, Nunuk Sri Rahayu, dengan adanya pelatihan di bidang migas ini akan memberikan pengalaman dan keterampilan (skill) bagi warga,  terutama para pemuda. Sehingga, dengan mendapatkan pengalaman skil kedepan bisa mampu ikut bersaing untuk ikut serta melamar di proyek migas dimanapun.
“Selain bisa ikut berkompetisi di lapangan migas yang ada di Bojonegoro tentunya juga bisa keluar daerah. Sebab, sertifikat dari pusdiklat cepu itu sudah punya nama secara nasional,” kata Nunuk  kepada suarabanyuurip.com seusai launching Tanggungjawab Sosial di Gelanggang Olah Raga (GOR) Dolokgede, Jumat (30/1/2015).
Dia mengungkapkan, ada sekitar 15 pemuda asal Dolokgede yang ikut mendaftar peserta pelatihan. Tapi, dari total itu hanya empat pemuda yang lolos tes.
“Empat pemuda yang lolos itu, dua pemuda di bagian Operator TMC atau crane mobil, dan dua pemudanya lagi di bagian Scaffolding,” ujar Nunuk, menjelaskan.
“Bagi peserta yang lolos tes tapi hari ini tidak ikut hadir dinyatakan dis atau tidak lolos. Tapi, mudah-mudahan 175 peserta hadir semua,” sambung Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigasri dan Sosial (Disnadisnakertransos) Bojonegoro, Adie Witjaksono.(sam)