SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Petani asal Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur memasang papan penguasaa lahan di salah satu lokasi area yang akan dipergunakan sebagai Kawasan Industri Tuban (KIT).
Dalam aksinya, Lasmijan (60), petani desa setempat dibantu belasan kader dari Pemuda Pancasila (PP) Tuban. Tersebut dalam papan tersebut, lahan ini mulai sekarang dikuasakan ke Musyawarah Pimpinan Cabang (MPC) PP Tuban.
Ketika dikonfirmasi, Lasmijan, mengatakan kalau tanah yang akan dipakai area KIT ini merupakan lahan miliknya. Tanah ini dia jual pada PT Kawasan Industri Gresik (KIG), untuk dibuat KIT sekitar delapan tahun yang lalu.
“Tanah ini sudah dijual sekitar delapan tahun yang lalu, dengan harga sekitar 350 per meter,â€kata Lasmijan di lokasi, Senin (2/2/2015).
Dia mengatakan, dalam rentang waktu tersebut belum sepeserpun PT KIG memberikan uang kepada dia selaku pemilik tanah. Selain itu juga belum ada kejelasan kapan uang pembayaran tanah akan diberikan.
“Luasnya sekitar 10.124 meter persegi,â€jelas Lasmijan.
Ketua MPC PP Tuban, Muhammad Setiawan, mengatakan kalau permasalahan ini sudah berlarut-larut. Sehingga pihak keluarga pemilik tanah meminta bantuan kepada Pemuda Pancasila.
“Persoalan ini sudah terlalu lama sekitar delapan tahun lalu, sehingga pak Lasmijan ini mengadu ke Pemuda Pancasila,â€kata Iwan, sapaan akrab pria ini.
Dia juga mengatakan PP sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan PT KIG. Usai mediasi perusahaan mengatakan akan memberikan kabar terkait tuntutan ini.
“Tetapi sampai sekarang kita belum mendapatkan kabar dari management PT KIG,â€tandasnya. (edp)