SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bojonegoro, Jawa Timur beberapa waktu telah menggelar program pelatihan kepada Babinsa agar dapat mendampingi kelompok tani untuk mewujudkan swasembada pangan.
Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Arh Sjahrir Rijadi melalui Kasdim Mayor Inf M. Jaenal Arifin, mengungkapkan, program pelatihan yang melibatkan Babinsa ini berfungsi sebagai pendamping kelompok tani yang tersebar di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
“Tujuannya, Babinsa bisa mengarahkan dan membantu petani dalam membudidayakan tanaman padi yang baik dan berkualitas tinggi. Sehingga, kedepan dapat memenuhi swasembada pangan yang baik,” ungkap Jaenal Arifin usai membuka program pelatihan yang digelar di Aula Ahmad Yani Kodim 0813 Bojonegoro melalui siaran persnya, Kamis (5/2/2015).
Dia menjelaskan, program ini di laksanakan guna menindak lanjuti memorandum of understanding (MoU) dalam meningkatkan produksi pangan antara Dinas Pertanian dengan Kodim 0813 Bojonegoro yang di saksikan langsung oleh Menteri Pertanian pada Jum’at (30/1/2015) lalu.Â
“Karena itu saya sangat mendukung program pelatihan ini agar Babinsa dalam peran sertanya membantu petani yang benar–benar tepat sasaran,” jelasnya.
Ditambahkan, dengan adanya pelatihan yang mengarah di peningkatan swasembada pangan bagi petani ini setidaknya mampu membantu para petani. Apalagi, ratusan hektar lahan pertanian telah banyak yang terbebaskan untuk kepentingan proyek migas di wilayah Bojonegoro. Salah satunya, di proyek migas Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam.Â
“Oleh karena itu Kami berharap semoga kinerja seperti ini dapat terus di tingkatkan kedepannya. Sehingga, dapat membantu petani dalam meningkatkan produksi pangan dimasa mendatang,” imbuhnya menjelaskan. (sam)