SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Insiden kecil terjadi saat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Kereta tua yang membawa Ganjar Pranowo dan rombongan anjlok, Kamis (5/2/2015). Â
Beruntung tak ada korban dalam insiden tersebut. Hanya saja, agenda Gubernur untuk melanjutkan perjalanan dari bengkel traksi kereta uap loko tour menuju Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan (Puslitbang) KPH Cepu, dengan menaiki Kereta tua tersebut dibatalkan.Â
Peristiwa anjloknya kereta uap itu sontak membuat orang seisi kereta kaget dan keluar dari gerbong termasuk Gubernur untuk melihat kondisi kereta. Dari informasi yang diperoleh, kerete Uap buatan tahun 1928 yang dikelola Perhutani KPH Cepu itu dijadwalkan hendak mengantarkan Ganjar untuk melihat lokasi pembitan di  Puslitang KPH Cepu.
Karena peristiwa itu, Ganjar mengurungkan niatnya untuk melanjutkan perjalanan menggunakan loko tour. Sehingga pihaknya dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju pangkalan terbang di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, yang dikabarkan akan direkatifasi.
Peristiwa anjloknya kereta itu bermula saat rombongan Gubernur Ganjar Pranowo memasuki gerbong dan telah duduk santai di dampingi pejabat Pemerintah Kabupaten Blora. Baru berjalan tidak lebih dari 5 menit, tiba-tiba kereta berhenti mendadak didiringi suara hentakan keras dari arah gerbong paling depan.
Setelah diperiksa, suara hentakan dan berhentinya kereta tersebut lantaran roda gerbong anjlok dari perlintasan. Saat itu, Gubernur berada di gerbong paling belakang yakni gerbong ke tiga dari depan. Dalam insiden tersebut tidak meimbulkan korban karena kereta mash dalam posisi tegak.
Menurut Humas Perhutani KPH Cepu, Edisud, anjloknya roda kereta tersebut lantaran kelebihan kapasitas penumpang. Selain itu, kondisi tanah yang labil karena sering diguyur hujan. Sehingga kondisi rel perlintasan menjadi tidak stabil dan mengakibatkan roda kereta anjlok dari rel.
“Biasanya tidak seperti ini,†katanya saat berada di lokasi.
Dari pantauan dilapangan, tampak dari petugas sedang berusaha mengevakuasi gerbong dan lokomotif yang mengalami hal sama lantaran berusaha menarik gerbong anjlok.(ams)